Minggu, 25 Oktober 2015

Latihan Tabel Mahasiswa


1. isi dari tabel mahasiswa




INSERT INTO mahasiswa VALUES ('201381001','alfa');
INSERT INTO mahasiswa VALUES ('201381002','betta','Jl.malioboro No.10','Yogyakarta','23456');
INSERT INTO mahasiswa VALUES ('201381003','charly','Jl.Duri kosambi No.10','Jakarta','12345');
INSERT INTO mahasiswa VALUES ('201381004','delta','Jl.Riua No.10','Bandung','34567');
INSERT INTO mahasiswa VALUES ('201381005','echo');



2. isi dari tabel matakuliah



INSERT INTO matakuliah VALUES ('MK1001','SQL','4','2');
INSERT INTO matakuliah VALUES ('MK1002','sistem basis data','5','2');
INSERT INTO matakuliah VALUES ('MK1003','bahasa pemograman','6','3');
INSERT INTO matakuliah VALUES ('MK1004','perancangan basis data','4','2');
INSERT INTO matakuliah VALUES ('MK1005','perangkat lunak jaringan','3','3');
INSERT INTO matakuliah VALUES ('MK1006','pengantar TI','2','1');


3. isi dari tabel nilai




INSERT INTO nilai VALUES ('201381001','MK1001','90');
INSERT INTO nilai VALUES ('201381002','MK1002','85');
INSERT INTO nilai VALUES ('201381003','MK1003','95');
INSERT INTO nilai VALUES ('201381004','MK1004','75');
INSERT INTO nilai VALUES ('201381005','MK1001','70');
INSERT INTO nilai VALUES ('201381001','MK1002','75');
INSERT INTO nilai VALUES ('201381002','MK1003','50');
INSERT INTO nilai VALUES ('201381003','MK1004','80');
INSERT INTO nilai VALUES ('201381004','MK1005','65');



4. Perintah edit data dalam tabel



UPDATE mahasiswa
SET kota='bali'
WHERE nim='201381005'





UPDATE matakuliah
SET nama_mk='algoritma pemograman'
WHERE nama_mk='bahasa pemograman'





5. proses select dengan melibatkan ke 3 tabel



SELECT mahasiswa.nim,mahasiswa.nama,matakuliah.nama_mk
FROM mahasiswa,matakuliah,nilai
WHERE matakuliah.kode_mk=nilai.kode_mk and
mahasiswa.nim=nilai.nim and
nilai.nilai<=70

Senin, 05 Oktober 2015

INSERT UPDATE DELETE

LATIHAN 2

          Pada pratikum kali ini kita akan mengisi data dari tabel sebelumnya

Pada tabel barang kita kita mengisi tabel dengan mengetikan perintah sebagai berikut:

INSERT INTO barang VALUES('brg001','Pensil', NULL, 300);
INSERT INTO barang VALUES('brg002','Kertas','Rim', 50);
INSERT INTO barang VALUES('brg003','Penggaris', 'Unit', 75);

Untuk menjalankan atau melihat hasil dari tabel tersebut gunakan perintah:
SELECT * FROM barang

Maka outputnya seperti gambar dibawah ini:




Selanjutnya untuk mengisi data tabel Suplier kita ketikan perintah :

INSERT INTO suplier VALUES('sup001','Alfa','012345', 'Jalan Mangga');
INSERT INTO suplier VALUES('sup002','Betha', '234567', 'Jalan Jambu');
INSERT INTO suplier VALUES('sup003','Charli', '098765', 'Jalan Mangga');

Untuk menjalankan atau melihat hasil dari tabel tersebut gunakan perintah:
SELECT * FROM suplier

Maka outputnya dapat dilihat seperti gambar dibawah ini:




Selanjutnya untuk mengisi data tabel Suplier kita ketikan perintah :

INSERT INTO pasok VALUES('pas001','brg001', 'sup002', '05-01-2015', 50);
INSERT INTO pasok VALUES('pas002','brg002', 'sup002', '02-01-2015', 350);


Untuk menjalankan atau melihat hasil dari tabel tersebut gunakan perintah:
SELECT * FROM suplier

Maka outputnya dapat dilihat seperti gambar dibawah ini:



Selanjutnya untuk melihat isi data dari nama barang, perintahnya:

SELECT(nama_barang)FROM barang
WHERE stok_barang < 100



Selanjutnya kita akan menampilkan nama barang dan nama suplier yang memasok barang dari 100. Kita harus tahu dulu tabel apa saja yang terlibat. Tabel yang terlibat yaitu barang, pasok, suplier.



Selanjutnya kita akan Mengupdate data pada kode barang brg001 pada stok barangnya menjadi 1000,
perintahnya:

UPDATE barang
SET stok_barang = 1000
WHERE kode_barang = 'brg001';

Untuk menjalankan atau melihat hasil dari tabel tersebut gunakan perintah:
SELECT * FROM barang

Maka outputnya dapat dilihat seperti gambar dibawah ini:

Senin, 28 September 2015

LATIHAN


Buatlah table Mahasiswaa dengan field
- NIM char(10), primary key
- Nama varchar(15),
- Alamat varchar(20),
- Kota varchar(15),

Tambahkan field kodepos pada table mahasiswa dengan tipe data varchar dan lebar filed adalah 8
Ubah tipe data pada kolom kodepos menjadi char dengan lebar field adalah 5



Buatlah table Matakuliah dengan field
- Kode_MK char (6),
- Nama_MK varchar(30),
- Semester char(20),
- SKS numeric,

Setelah table Matakuliah tersebut jadi ubahlah Kode_MK menjadi primary key


Buat table Nilai :
- Kode_MK char(6),
- NIM char(10),
-Nilai numeric,

Pada table Nilai foreign key adalah NIM dan Kode_MK


Pembahasan:

Buka aplikasi pgAdminIII anda, kemudian buat database, klikanan pada database lalu piih new database. Setelah itu masuk ke SQL.

Kemudian kita ketikan program untuk membuat table.
kita buat table mahasiswa dengan NIM sebagai primary key, seperti gambar di bawah ini:



Selanjutnya kita tambahkan field Kodepos pada table mahasiswa dengan tipe data varchar dengan lebar field adalah 8.



Lalu kita mengubah tipe data pada kolom Kodepos menjadi char dengan lebar field adalah 5.


Untuk melihat hasil table mahasiswa maka kita ketikan perintah:
SELECT * From mahasiswa
seperti gambar di bawah ini



Selanjutnya kita buat table Matakuliah, seperti gambar di bawah ini:



Selanjutnya kita tambahkan kode_mk sebagai primary key



untuk melihat hasil table matakuliah kita ketikan perintah:
SELECT * From matakuliah



Selanjutnya kita membuat table Nilai dengan foreign key adalah NIM dan Kode_MK

Minggu, 20 September 2015

Pemrograman SQL

SQL (Structured Query Language)


Pengertian SQL

SQL adalah singkatan dari Structured Query Language. Sedangan pengertian SQL adalahsuatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses data di dalam sebuah database relasional. SQL sering juga disebut dengan istilah query, dan bahasa SQL secara praktiknya digunakan sebagai bahasa standar untuk manajemen database relasional. Hingga saat ini hampir seluruh server database atau software database mengenal dan mengerti bahasa SQL.

Tipe Data

 Tipe data digunakan untuk menentukan jenis nilai yang dapat ditampung oleh suatu variabel, umumnya telah menyediakan tipe-tipe data yang sederhana (simple) maupun yang terstruktur.


Macam-macam Tipe Data :

¡  NUMBER, menyimpan bilangan bulat serta bilangan pecahan di belakang titik desimal. Panjang maksimum tergantung pada implementasi oleh sistem operasi yang digunakan, tetapi pada umumnya 38 digit.

¡  DATE, menyimpan data tanggal dan waktu dalam tabel. Tipe data DATE menyimpan data tahun (termasuk abad), bulan, hari, jam, menit, serta detik.. Oracle XE menggunakan format tanggal default dalam bentuk DD-MM-YY.
¡  Character  / Char merupakan Tipe data yang menyimpan karakter dengan size maximal 2000byte (1 karakter = 1 byte)

¡  Varchar merupakan Tipe data yang dapat menyimpan semua jenis karakter yang dimasukan lewat keyboard dengan size maximal karakter 4000byte

¡  Integer merupakan tipe data dengan bilangan bulat dengan ukuran 4byte



Komponen SQL

•       DDL (Data Definition Language)
 Merupakan kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk membuat, mengubah dan  menghapus struktur dan definisi metadata dari objek-objek database.

Data Definition Language (DDL)
§ Create     
§ Alter   
§ Drop

•       DML (Data Manipulatin Language)
Merupakan kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk proses pengolahan isi data di dalam table seperti memasukkan, merubah dan menghapus isi data - dan tidak terkait dengan perubahan struktur dan definisi tipe data dari objek database.

 Data Manipulation Language (DML)
§ Select                                
§ Update
§ Insert                                
§ Delete


•       DCL (Data Control Language)
Merupakan  perintah yang dapat digunakan  untuk mengatur hak akses terhadap sebuah basis data (database)

     Data Control Language (DCL)
 § Grant                
 § Revoke
§ Commit             
§ Rollback            
§ Savepoint
DDL
Berdasarkan definisi yang telah dijelaskan sebelumnya, DDL adalah kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk:
•       Membuat (create),
•       Mengubah (alter)

•       Menghapus (drop)

DDL
1. Create Table
    Dengan Perintah Constraints
    Untuk membuat tabel acuan (references) sebelum tanda ‘)’ tambahkan perintah:



Contoh Dengan Perintah Constraints :


2. Alter Table
Modifikasi pendefinisian tabel :
Ø  Beberapa sistem database tidak mendukung penghapusan (dropping) suatu kolom pada tabel
Ø  Tipe data saat dimodifikasi jika suatu kolom tidak memiliki nilai


atau

3. Remove Table
Perintah yang digunakan untuk menghapus tabel secara keseluruhan




Pratikum:

Membuat Tabel dengan Aplikasi pgAdmin III  SQL.
pertama buka pgAdmin III terlebih dahulu,
- lalu klik kanan di Databese
- lalu pilih New Database, maka akan keluar tampilan seperti di bawah ini
-lalu klik OK
setelah Databese dibuat  lalu klik kanan di nama databese yang anda bikin, lalu pilih New Objek - New Database
Setelah itu pilih menu SQL , maka akan muncul tampilan di bawah ini
Setelah ini ketikan program untuk membuat tabel 
program:
              
CREATE TABLE Suplier (
                Kode_Suplier char(10),
                Nama_Suplier varchar(6),
    Telp_Suplier varchar(6)
);
kemudian jalankan dengan cara kita blog terlebih dahulu baru runing
Untuk menghapus tabel
- Program:
              CROP Tabel Suplier

- blog lalu running
Kemudian tentukan primary key
Program:
CREATE TABLE Suplier (
                Kode_Suplier char(10),
                Nama_Suplier varchar(6),
    Telp_Suplier varchar(6)

                constraint pk_suplier primary key (kode_Suplier),

);
         
Kemudian ketikan program di bawah ini
-Program:
                ALTER TABLE suplier
                ADD Alamat_Suplier varchar(50);
-Program di atas digunakan untuk medifikasi dan menambah tabel
- lalu jalan kan dengan cara di blog program tersebut lalu running
Untuk melihat hasil output tabel dapat diketikan perintah berikut
- Program :
                SELECT * from Suplier
- setelah itu blog program tersebut lalu running 

TUGAS


PEMBAHASAN:

Untuk membuat table di atas caranya:
Buka pgAdmin - klik kanan di PostgSQL - Connet
Setelah itu masukkan password
password : sys
- klik OK

Lalu klik kanan di Database - New Database


Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:

Kemudian isi data di New Database - Klik OK


Seteleh itu pilih Menu SQL maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

Ketikan Program:
CREATE TABLE barang (
                                           kode_barang char (6),
                                           nama_barang varchar(25),
                                           satuan_barang varchar(20),
                                           stok_barang numeric,
                                           constraint pk_barang primary key (kode_barang)
);
- lalu jalankan dengan cara di blog - running
- maka akan muncul tampilan di bawah ini
- Ketikan Program:
CREATE TABLE pasok (
                                         kode_pasok char(10),
                                         kode_barang char(6),
                                         kode_suplier char (6),
                                         tanggal_pasok date, 
                                        jumlah_pasok numeric,
                  constraint pk_pasok primary key (kode_pasok),
                  constraint fk_pasok_barang foreign key (kode_barang) references barang (kode_barang),
                  constraint fk_pasok_suplier foreign key (kode_suplier) references suplier (kode_suplier)
);
- lalu running
Ketikan Program:
CREATE TABLE suplier (
                                           kode_suplier char (6),
                                           nama_suplier varchar (6),
                                           tlp_suplier numeric,
                                           constraint pk_suplier primary key (kode_suplier)
);
-lalu running maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini :

Untuk melihat hasil output programnya, maka ketikan program
Table Barang,     Program:
                                      select * from barang;
Table Pasok,       Program:
                                     select * from pasok;
Table Suplier,     Program:
                                     select * from suplier;
output:

Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/SQL
http://www.mandalamaya.com/pengertian-sql-dan-jenis-jenis-perintah-sql/


Senin, 18 Mei 2015

Organisasi File 

Suatu teknik atau cara yang digunakan menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah file.
Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
1.Sequential
2.Relative
3.Indexed Sequential
4.Multi – Key



Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu :
1.Direct Access;
Adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada.
Contoh : Magnetic Disk.


2.Sequential Access;
Adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya.
Contoh : Magnetic Tape.



Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pemilihan organisasi file :
•Karakteristik dari media penyimpanan yang digunakan
•Volume dan frekuensi dari transaksi yang diproses
•Respontime yang diperlukan



Cara memilih organisasi file todak terlepas dari 2 aspek utama, yaitu :
1.Model Penggunaannya
2.Model Operasi File

Menurut penggunaannya ada 2 cara :
1.Batch;
Suatu proses yang dilakukan secara group atau kelompok.
 

2.Interactive;
Suatu proses yang dilakukan secara satu persatu, yaitu record demi record.

Menurut operasi file ada 4 cara :
1.Creation;
Membuat struktur file lebih dahulu, menentukan banyak record baru, kemudian
Ø record-record dimuat ke dalam file tersebut. Membuat file dengan cara merekam record demi record.Ø

2.Update;
Untuk menjaga agar file tetap up to date. Insert / Add, Modification, Deletion.

3.Retrieval;
Pengaksesan sebuah file dengan tujuan untuk mendapatkan informasi. Inquiry; Volume data rendah, model proses interactive. Report Generation;
Volume data tinggi, model proses batch.

File Retrieval terbagi 2, yaitu :
1. Comprehensive Retrieval;
Mendapatkan informasi dari semua record dalam sebuah file.
Contoh : * Display all
* List nama, alamat
 

2. Selective Retrieval;
Mendapatkan informasi dari record-record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu.
Contoh : * List for gaji = 100000
* List nama, npm, for angkatan = 93

4. Maintenance;
Perubahan yang dibuat terhadap file dengan tujuan memperbaiki penampilan program dalam mengakses file tersebut.
 Restructuring
q
Perubahan struktur file.
Misalnya :
Panjang field diubah, penambahan field baru, panjang record dirubah.
 Reorganization
q
Perubahan organisasi file dari organisasi yang satu, menjadi organisasi file yang
lain.
Misalnya :* Dari organisasi file sequential menjadi indeks sequential.
* Dari direct menjadi sequential.
 





Sequensial File

   Sequential artinya berurutan, maksudnya disini file yang terekam atau di baca berurutan dari awal sampai akhir. Pada saat perekaman (penulisan) data, tersusun berdasarkan urutan data yang dimasukkan atau dientry. Data yang dimasukkan pertama akan menempati posisi record pertama, data yang dimasukkan kedua akan menempati posisi record kedua dan seterusnya.


 INDEX SEQUENTIAL

merupakan gabungan dari organisasi file sequential dan random. Pada saat perekaman data pertama kali file dibentuk (create file), dengan cara sequential. Untuk pembacaan data dan penulisan data setelah file dibentuk, dapat dilakukan secara sequential maupun random.

Sequential file merupakan suatu cara ataupun suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara berurutan. Dalam hal ini, data yang ada akan disimpan sesuai dengan urutan masuknya. Data pertama dengan nomor berapapun, akan disimpan ditempat pertama, demikian pula dengan data berikutnya yang juga akan disimpan ditempat berikutnya.


Adapun jenis akses yang diperbolohkan, yaitu:

· Akses Sequential

· Akses Direct


Sedangkan jenis prosesnya adalah:

  • Batch
  • Interactive

Struktur berkas Index Sequential

  • Index à Binary Search Tree
  • Data à Sequential

Indeksnya digunakan untuk melayani sebuah permintaan untuk mengakses sebuah record tertentu, sedangkan berkas data sequential digunakan untuk mendukung akses sequential terhadap seluruh kumpulan record-record.



Random File 


Random file merupakan suatu cara ataupun suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara random atau langsung. Dengan demikian, random file juga disebut sebagai Direct Access File (Bisa dibaca secara langsung). Dalam hal ini, tempat penyimpanan data sudah diatur sedemikian rupa, sehingga setiap data akan tersimpan didalam tempat-tempat yang telah ditentukan sesuai dengan nomor data yang dimiliki-nya.