Senin, 28 September 2015

LATIHAN


Buatlah table Mahasiswaa dengan field
- NIM char(10), primary key
- Nama varchar(15),
- Alamat varchar(20),
- Kota varchar(15),

Tambahkan field kodepos pada table mahasiswa dengan tipe data varchar dan lebar filed adalah 8
Ubah tipe data pada kolom kodepos menjadi char dengan lebar field adalah 5



Buatlah table Matakuliah dengan field
- Kode_MK char (6),
- Nama_MK varchar(30),
- Semester char(20),
- SKS numeric,

Setelah table Matakuliah tersebut jadi ubahlah Kode_MK menjadi primary key


Buat table Nilai :
- Kode_MK char(6),
- NIM char(10),
-Nilai numeric,

Pada table Nilai foreign key adalah NIM dan Kode_MK


Pembahasan:

Buka aplikasi pgAdminIII anda, kemudian buat database, klikanan pada database lalu piih new database. Setelah itu masuk ke SQL.

Kemudian kita ketikan program untuk membuat table.
kita buat table mahasiswa dengan NIM sebagai primary key, seperti gambar di bawah ini:



Selanjutnya kita tambahkan field Kodepos pada table mahasiswa dengan tipe data varchar dengan lebar field adalah 8.



Lalu kita mengubah tipe data pada kolom Kodepos menjadi char dengan lebar field adalah 5.


Untuk melihat hasil table mahasiswa maka kita ketikan perintah:
SELECT * From mahasiswa
seperti gambar di bawah ini



Selanjutnya kita buat table Matakuliah, seperti gambar di bawah ini:



Selanjutnya kita tambahkan kode_mk sebagai primary key



untuk melihat hasil table matakuliah kita ketikan perintah:
SELECT * From matakuliah



Selanjutnya kita membuat table Nilai dengan foreign key adalah NIM dan Kode_MK

Minggu, 20 September 2015

Pemrograman SQL

SQL (Structured Query Language)


Pengertian SQL

SQL adalah singkatan dari Structured Query Language. Sedangan pengertian SQL adalahsuatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses data di dalam sebuah database relasional. SQL sering juga disebut dengan istilah query, dan bahasa SQL secara praktiknya digunakan sebagai bahasa standar untuk manajemen database relasional. Hingga saat ini hampir seluruh server database atau software database mengenal dan mengerti bahasa SQL.

Tipe Data

 Tipe data digunakan untuk menentukan jenis nilai yang dapat ditampung oleh suatu variabel, umumnya telah menyediakan tipe-tipe data yang sederhana (simple) maupun yang terstruktur.


Macam-macam Tipe Data :

¡  NUMBER, menyimpan bilangan bulat serta bilangan pecahan di belakang titik desimal. Panjang maksimum tergantung pada implementasi oleh sistem operasi yang digunakan, tetapi pada umumnya 38 digit.

¡  DATE, menyimpan data tanggal dan waktu dalam tabel. Tipe data DATE menyimpan data tahun (termasuk abad), bulan, hari, jam, menit, serta detik.. Oracle XE menggunakan format tanggal default dalam bentuk DD-MM-YY.
¡  Character  / Char merupakan Tipe data yang menyimpan karakter dengan size maximal 2000byte (1 karakter = 1 byte)

¡  Varchar merupakan Tipe data yang dapat menyimpan semua jenis karakter yang dimasukan lewat keyboard dengan size maximal karakter 4000byte

¡  Integer merupakan tipe data dengan bilangan bulat dengan ukuran 4byte



Komponen SQL

       DDL (Data Definition Language)
 Merupakan kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk membuatmengubah dan  menghapus struktur dan definisi metadata dari objek-objek database.

Data Definition Language (DDL)
§ Create     
§ Alter   
§ Drop

       DML (Data Manipulatin Language)
Merupakan kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk proses pengolahan isi data di dalam table seperti memasukkan, merubah dan menghapus isi data - dan tidak terkait dengan perubahan struktur dan definisi tipe data dari objek database.

 Data Manipulation Language (DML)
§ Select                                
§ Update
§ Insert                                
§ Delete


       DCL (Data Control Language)
Merupakan  perintah yang dapat digunakan  untuk mengatur hak akses terhadap sebuah basis data (database)

     Data Control Language (DCL)
 § Grant                
 § Revoke
§ Commit             
§ Rollback            
§ Savepoint
DDL
Berdasarkan definisi yang telah dijelaskan sebelumnya, DDL adalah kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk:
       Membuat (create),
       Mengubah (alter)

       Menghapus (drop)

DDL
1. Create Table
    Dengan Perintah Constraints
    Untuk membuat tabel acuan (references) sebelum tanda ‘)’ tambahkan perintah:



Contoh Dengan Perintah Constraints :


2. Alter Table
Modifikasi pendefinisian tabel :
Ø  Beberapa sistem database tidak mendukung penghapusan (dropping) suatu kolom pada tabel
Ø  Tipe data saat dimodifikasi jika suatu kolom tidak memiliki nilai


atau

3. Remove Table
Perintah yang digunakan untuk menghapus tabel secara keseluruhan




Pratikum:

Membuat Tabel dengan Aplikasi pgAdmin III  SQL.
pertama buka pgAdmin III terlebih dahulu,
- lalu klik kanan di Databese
- lalu pilih New Database, maka akan keluar tampilan seperti di bawah ini
-lalu klik OK
setelah Databese dibuat  lalu klik kanan di nama databese yang anda bikin, lalu pilih New Objek - New Database
Setelah itu pilih menu SQL , maka akan muncul tampilan di bawah ini
Setelah ini ketikan program untuk membuat tabel 
program:
              
CREATE TABLE Suplier (
                Kode_Suplier char(10),
                Nama_Suplier varchar(6),
    Telp_Suplier varchar(6)
);
kemudian jalankan dengan cara kita blog terlebih dahulu baru runing
Untuk menghapus tabel
- Program:
              CROP Tabel Suplier

- blog lalu running
Kemudian tentukan primary key
Program:
CREATE TABLE Suplier (
                Kode_Suplier char(10),
                Nama_Suplier varchar(6),
    Telp_Suplier varchar(6)

                constraint pk_suplier primary key (kode_Suplier),

);
         
Kemudian ketikan program di bawah ini
-Program:
                ALTER TABLE suplier
                ADD Alamat_Suplier varchar(50);
-Program di atas digunakan untuk medifikasi dan menambah tabel
- lalu jalan kan dengan cara di blog program tersebut lalu running
Untuk melihat hasil output tabel dapat diketikan perintah berikut
- Program :
                SELECT * from Suplier
- setelah itu blog program tersebut lalu running 

TUGAS


PEMBAHASAN:

Untuk membuat table di atas caranya:
Buka pgAdmin - klik kanan di PostgSQL - Connet
Setelah itu masukkan password
password : sys
- klik OK

Lalu klik kanan di Database - New Database


Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:

Kemudian isi data di New Database - Klik OK


Seteleh itu pilih Menu SQL maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

Ketikan Program:
CREATE TABLE barang (
                                           kode_barang char (6),
                                           nama_barang varchar(25),
                                           satuan_barang varchar(20),
                                           stok_barang numeric,
                                           constraint pk_barang primary key (kode_barang)
);
- lalu jalankan dengan cara di blog - running
- maka akan muncul tampilan di bawah ini
- Ketikan Program:
CREATE TABLE pasok (
                                         kode_pasok char(10),
                                         kode_barang char(6),
                                         kode_suplier char (6),
                                         tanggal_pasok date, 
                                        jumlah_pasok numeric,
                  constraint pk_pasok primary key (kode_pasok),
                  constraint fk_pasok_barang foreign key (kode_barang) references barang (kode_barang),
                  constraint fk_pasok_suplier foreign key (kode_suplier) references suplier (kode_suplier)
);
- lalu running
Ketikan Program:
CREATE TABLE suplier (
                                           kode_suplier char (6),
                                           nama_suplier varchar (6),
                                           tlp_suplier numeric,
                                           constraint pk_suplier primary key (kode_suplier)
);
-lalu running maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini :

Untuk melihat hasil output programnya, maka ketikan program
Table Barang,     Program:
                                      select * from barang;
Table Pasok,       Program:
                                     select * from pasok;
Table Suplier,     Program:
                                     select * from suplier;
output:

Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/SQL
http://www.mandalamaya.com/pengertian-sql-dan-jenis-jenis-perintah-sql/


Senin, 18 Mei 2015

Organisasi File 

Suatu teknik atau cara yang digunakan menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah file.
Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
1.Sequential
2.Relative
3.Indexed Sequential
4.Multi – Key



Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu :
1.Direct Access;
Adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada.
Contoh : Magnetic Disk.


2.Sequential Access;
Adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya.
Contoh : Magnetic Tape.



Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pemilihan organisasi file :
•Karakteristik dari media penyimpanan yang digunakan
•Volume dan frekuensi dari transaksi yang diproses
•Respontime yang diperlukan



Cara memilih organisasi file todak terlepas dari 2 aspek utama, yaitu :
1.Model Penggunaannya
2.Model Operasi File

Menurut penggunaannya ada 2 cara :
1.Batch;
Suatu proses yang dilakukan secara group atau kelompok.
 

2.Interactive;
Suatu proses yang dilakukan secara satu persatu, yaitu record demi record.

Menurut operasi file ada 4 cara :
1.Creation;
Membuat struktur file lebih dahulu, menentukan banyak record baru, kemudian
Ø record-record dimuat ke dalam file tersebut. Membuat file dengan cara merekam record demi record.Ø

2.Update;
Untuk menjaga agar file tetap up to date. Insert / Add, Modification, Deletion.

3.Retrieval;
Pengaksesan sebuah file dengan tujuan untuk mendapatkan informasi. Inquiry; Volume data rendah, model proses interactive. Report Generation;
Volume data tinggi, model proses batch.

File Retrieval terbagi 2, yaitu :
1. Comprehensive Retrieval;
Mendapatkan informasi dari semua record dalam sebuah file.
Contoh : * Display all
* List nama, alamat
 

2. Selective Retrieval;
Mendapatkan informasi dari record-record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu.
Contoh : * List for gaji = 100000
* List nama, npm, for angkatan = 93

4. Maintenance;
Perubahan yang dibuat terhadap file dengan tujuan memperbaiki penampilan program dalam mengakses file tersebut.
 Restructuring
q
Perubahan struktur file.
Misalnya :
Panjang field diubah, penambahan field baru, panjang record dirubah.
 Reorganization
q
Perubahan organisasi file dari organisasi yang satu, menjadi organisasi file yang
lain.
Misalnya :* Dari organisasi file sequential menjadi indeks sequential.
* Dari direct menjadi sequential.
 





Sequensial File

   Sequential artinya berurutan, maksudnya disini file yang terekam atau di baca berurutan dari awal sampai akhir. Pada saat perekaman (penulisan) data, tersusun berdasarkan urutan data yang dimasukkan atau dientry. Data yang dimasukkan pertama akan menempati posisi record pertama, data yang dimasukkan kedua akan menempati posisi record kedua dan seterusnya.


 INDEX SEQUENTIAL

merupakan gabungan dari organisasi file sequential dan random. Pada saat perekaman data pertama kali file dibentuk (create file), dengan cara sequential. Untuk pembacaan data dan penulisan data setelah file dibentuk, dapat dilakukan secara sequential maupun random.

Sequential file merupakan suatu cara ataupun suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara berurutan. Dalam hal ini, data yang ada akan disimpan sesuai dengan urutan masuknya. Data pertama dengan nomor berapapun, akan disimpan ditempat pertama, demikian pula dengan data berikutnya yang juga akan disimpan ditempat berikutnya.


Adapun jenis akses yang diperbolohkan, yaitu:

· Akses Sequential

· Akses Direct


Sedangkan jenis prosesnya adalah:

  • Batch
  • Interactive

Struktur berkas Index Sequential

  • Index à Binary Search Tree
  • Data à Sequential

Indeksnya digunakan untuk melayani sebuah permintaan untuk mengakses sebuah record tertentu, sedangkan berkas data sequential digunakan untuk mendukung akses sequential terhadap seluruh kumpulan record-record.



Random File 


Random file merupakan suatu cara ataupun suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara random atau langsung. Dengan demikian, random file juga disebut sebagai Direct Access File (Bisa dibaca secara langsung). Dalam hal ini, tempat penyimpanan data sudah diatur sedemikian rupa, sehingga setiap data akan tersimpan didalam tempat-tempat yang telah ditentukan sesuai dengan nomor data yang dimiliki-nya.

Minggu, 19 April 2015

Parameter Penyimpanan Sekunder

          Parameter yang mempengaruhi penyimpan primer adalah teknologi yang digunakan ketika membuat media simpanan tersebut.

Parameter yang mempengaruhi penyimpan sekunder adalah Random Access Time yang meliputi:
· Seek time, 
· Latency time dan
· Transfer time ( r/w tergantung pada ukuran blok data dan rata-rata transfer data ).


Parameter Penyimpanan Sekunder
· Waktu Pengaksesan Acak
· Kecepatan Transfer Data


Parameter waktu Pengaksesan Acak

Access Dellay Time:
· Seek Time (s)
· Rotational Latency

Data Transfer Time:
· Record Transfer Time
· Block Transfer Time

 

Access Dellay Time

a. Seek Time:
Waktu Pergerakan head untuk mencapai track/jalur lokasi data pada media penyimpanan sekunder
rumus :
Keterangan:
sc = waktu pengkondisian awal
i = waktu pergerakan antar record

b. Rotational Latency:
Adalah waktu pergerakan head untuk mencapai blok data pada media penyimpanan sekunder.
rumus: r = ½ * ((60*10000)/RPM)
Keterangan:
RPM = Jumlah putaran per menit


Data Transfer Time

a. Record Transfer Time:
Adalah waktu transfer record dengan panjang record
rumus: TR = R/t
Keterangan:
R = Ukuran Record
t = Transfer Rate

b. Block Transfer Time:
Adalah waktu transfer satu blok data
rumus: Btt = B/t
Keterangan:
B = Ukuran Blok
t = Transfer Rate


Kecepatan Transfer Data
           Waktu pembacaan atau penulisan data media penyimpanan sekunder bergantung pada:
a Ukuran Blok
b Variabel Length Spanned Blocking
           Block adalah unit informasi actual yang ditransfer antara penyimpanan sekunder ke penyimpanan primer atau sebaliknya secara serentak.
- Sektor adalah pembagian track ke dalam block dengan ukuran yang sama untuk satu disk.
- Hard Sektoring adalah pembentukan sektor sepenuhnya yang dilakukan oleh head.
- Soft Sektoring adalah pembentukan sektor menggunakan program.


Ukuran Blok
          Ukuran Blok yang sama pada media penyimpanan dapat menyebabkan pemborosan pada media penyimpanan. Sehingga ukuran blok harus dipilih hati-hati agar pemborosan dapat di minimumkan.
Metode Blocking:
- Fixed Blocking
- Variable Length Spanned Blocking

a. Fixed Blocking
Adalah satu blok yang terdiri dari sejumlah record dengan panjang record tetap.
· Fixed length record
· Record length <= Block size
· Blocking Factor (Bfr) = [B/R]
Keterangan:
B = Ukuran Block-Block
R = Ukuran Record

b. Variable Length Spanned Blocking
           Block berisi record-record dengan panjang tidak tetap.Jika satu record tidak dapat dimuat disatu block, sebagian record disimpan di block lain.
rumus: 
Keterangan:
B = Block Size
P = Block Pointer
R = Panjang Record Rata-rata
M = Record Mark


Variable Length Unspanned Blocking
           Block berisi record-record dengan panjang tidak tetap. Setiap record harus dimuat di satu block.
rumus: 
Keterangan:
B = Block Size
P = Block Pointer
R = Panjang Record Rata-rata
M = Record Mark


Transfer Rate
           Adalah Kecepatan transfer data aktual dari main memory ke secondary memory / sebaliknya. Satuan yang dipakai Byte/detik, kbyte/dt, Mbyte/dt.
Waktu yang dibutuhkan untuk membaca 1 record dengan panjang R byte adalah :
rumus: TR = R / t ms
Bila waktu yang diperlukan untuk mentransfer semua block = B/t, maka block transfer time (btt):
rumus: btt = B / t
Block transfer time ditentukan oleh ukuran block (B)


Buffer 
           Merupakan bagian memory yang dicadangkan dimana data secara sementara dipertahankan menunggu kesempatan untuk melengkapi proses transfer ke atau dari device penyimpanan atau ke lokasi di memori.
Pemakaian Buffer
Total kapasitas buffer
rumus: = jumlah pemakai * jumlah file * buffer * kapasitas 1 block buffer
Pemborosan Ruang
· Besar ruang yang tidak digunakan untuk menyimpan data.
· Diukur berdasar relatif terhadap rekord (per rekord),
yaitu:
Pemborosan karena Gap (WG)
Pemborosan karena Blocking (WR)



Contoh Soal :

1.   Block Size (B) = 100 byte, record length (R) = 30 byte, blocking factor (Bfr) ?

2.  Ukuran block (B) = 100 byte, block pointer (P) = 2 byte, panjang record rata-rata [R] = 30 byte, ukuran record mark (M) = 1 byte.

Berapa Bfr dengan menggunakan:

Spanned blocking

Unspanned Blocking
3.  Data dicatat pada densitas 6250 byte per inchi(bpi), celah antar rekaman (gap) 0,75 inchi dan pita mempunyai panjang 2400 feet, serta kecepatan pemindahan data 200 inchi/detik dan waktu yang dibutuhkan untuk melewati celah antar rekaman 0,15 detik. Panjang record 100byte. Berapa waktu akses pada pita untuk memindahkan data !

4.  Suatu tape panjang 2400 feet, density 1600 Bpi dan panjang gap ¾ inchi. Jika 1 record berukuran 80 karakter, berapa banyak data yang dapat disimpan jika blocking factornya 5 record/ blok !


Jawaban :

1.  Ukuran record tetap (fixed length record), jadi Bfr=[B/R] => [100/3] = 3. Jadi diharapkan dalam 1 blok dapat menyimpan sebanyak 3 record.  

2.  a Spanned Blocking:
Unspanned Blocking:

3.
Jadi 1 gulungan pita dapat menampung = 37598 record

4.   Diket   :         Bfr = 5                                  1 record = 80 karakter
                            Gl = ¾                                   5 record = 400 char

   Ditanya :         Banyak data yang dapat disimpan ?


   Jawab :  TL   +  12    =    2400    +      12
                 Rl/D + GL        16 /1600 + 0,75
                                     =        28800 
                                               0,76
                                     =    37,895 record